Bencana Sosial (Kapal Tenggelam)
Kronologi Kejadian
KLM Nurul Salsa bertolak dari Pelabuhan Benteng Jampea menuju Pelabuhan Rauf Rahman Benteng Selayar sekitar pukul 06.00 WITA dengan membawa puluhan penumpang serta barang dan kendaraan.
Sekitar empat jam setelah berlayar, kapal mengalami kerusakan mesin sehingga kehilangan tenaga dan hanyut terbawa arus serta gelombang tinggi. Kapal terombang-ambing di laut selama kurang lebih enam jam sebelum akhirnya tenggelam sekitar 10 NM dari Pulau Sani-Sani.
Lokasi Kejadian
Pulau Polassi Kecamatan Bontosikuyu Kabupaten Kepulauan Selayar, KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR, SULAWESI SELATAN
Koordinat: -5.0982377, 119.5208712
DATA KORBAN
KERUSAKAN PROPERTI
Unsur Terlibat
1. Basarnas
2. TNI
3. POLRI
4. TAGANA
5. Satpol PP
6. Pemerintah Setempat
7. Damkar
8. Masyarakat
9. Pendamping PKH
Kondisi Terkini
Berdasarkan hasil pemantauan dan koordinasi dengan Posko SAR Gabungan, proses pencarian korban tenggelamnya KLM Nurul Salsa di perairan Kabupaten Kepulauan Selayar masih terus berlangsung.
korban yang berhasil diselamatkan saat ini mendapatkan penanganan medis di UPT Puskesmas Benteng Jampea. Tim tenaga kesehatan melakukan pemeriksaan kesehatan, pemberian obat-obatan, observasi, serta perawatan terhadap para korban yang mengalami kelelahan, dehidrasi dan gangguan kesehatan akibat terombang-ambing di laut selama berjam-jam.
Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, Pemerintah Daerah, nelayan, serta unsur terkait tetap melaksanakan operasi pencarian dengan mengerahkan armada laut dan dukungan udara. Upaya pencarian dilakukan secara intensif dengan tetap mengutamakan keselamatan personel mengingat kondisi cuaca di lokasi kejadian masih kurang bersahabat, disertai gelombang tinggi dan arus laut yang cukup kuat.
Berdasarkan data sementara, sebanyak 53 orang telah berhasil ditemukan dalam keadaan selamat, sedangkan 28 orang masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian. Data korban masih bersifat dinamis dan akan terus diperbarui sesuai perkembangan hasil operasi SAR. Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Selayar terus berkoordinasi dengan Tim Sar Gabungan serta seluruh unsur terkait.
Dinas Sosial juga menyiapkan dukungan logistik di antar langsung oleh anggota Tagana ke Lokasi Evakuasi. Bantuan Logistik di antar langsung oleh Bapak Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Selayar di Kawal oleh Anggota Tagana Kabupaten Kepulauan Selayar. Bantuan sementara dalam perjalanan lut menggunakan Kapal Fery Takabonerate berangkat dari Pelabuhan Pattumbukang menuju Pelabuhan Jampea.
Perkembangan lebih lanjut akan disampaikan sesuai hasil operasi pencarian dan informasi resmi dari Posko SAR Gabungan.
Upaya yang telah dilakukan
Assesment